VIDEO MARS PKH

ARTIKEL TERBARU

Netiquette Etika Dalam BerInternet

properti https://id.pinterest.com/ Aturan Umum: Rule 1. Kita semua manusia, bahkan saat berada di Internet sekalipun. Rule 2....

Tampilkan postingan dengan label Sosbud. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosbud. Tampilkan semua postingan

Netiquette Etika Dalam BerInternet


properti https://id.pinterest.com/

Aturan Umum:

Rule 1. Kita semua manusia, bahkan saat berada di Internet sekalipun.
Rule 2. Ikuti aturan seperti di kehidupan nyata Anda saat online.
Rule 3. Ingatlah tempat di mana Anda berada ketika Anda sedang online.
Rule 4. Hormatilah orang lain ketika Anda sedang online.

Pendahuluan


Sama seperti di dunia nyata di mana orang berinteraksi dengan bertatap muka atau berkomunikasi melalui telepon, etika dan peraturan yang disepakati bersama harus diikuti. Internet adalah salah satu bentuk komunikasi lainnya di samping cara di atas, dan itulah mengapa "Netiquette" ini dibuat.

Pada dasarnya netiquette merupakan panduan untuk bersikap dan berperilaku sesuai dengan kaidah normatif di lingkungan Internet. Dengan mematuhi peraturan ini, maka akan sangat bermanfaat dan membantu Anda dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain tanpa harus mengalami masalah atau tanpa harus mengalami salah pengertian dengan orang lain.


Aturan Inti Netiquette


Aturan-aturan berikut ini merupakan hal yang dasar untuk dipatuhi.

Aturan Nomor 1:

Kita semua manusia, bahkan saat berada di Internet sekalipun.
Jangan pernah lupa bahwa orang yang sedang membaca e-mail atau posting Anda adalah manusia dengan perasaan yang bisa saja terluka. Berikut ini beberapa kata kunci yang dapat diingat bersama:

Adalah tidak baik untuk melukai perasaan orang lain. Cobalah untuk tidak mengirim komentar yang bernada menyerang tapi bersikaplah saling membangun.

Jangan pernah mengetik isi pesan Anda dengan menggunakan huruf besar semua, meskipun itu hanya pesan singkat, balasan ke suatu posting di forum, atau di dalam sebuah e-mail. Dengan menulis pesan menggunakan huruf besar semua, sama artinya Anda sedang berteriak (kecuali ternyata bukan itu yang Anda maksudkan). Jika Anda tidak bermaksud seperti itu, yakinkan dengan tegas dan katakan ke orang bahwa Anda sedang tidak berteriak. Ingatlah, bahwa orang tidak dapat mengetahui apa isi hati Anda tanpa menjelaskan apa yang sedang Anda lakukan.

Jangan pernah mengirim e-mail atau mengirim posting apapun yang tidak layak Anda katakan ke orang lain. Internet bukanlah tempat untuk mencari pertengkaran. Banyak orang di luar sana yang sama-sama membutuhkan informasi berguna, jadi jangan coba-coba untuk mencari gara-gara.


Ingatkan orang lain jika melakukan flaming. Bagi yang belum tahu apa itu flaming, berikut ini definisi sederhananya. Flaming adalah ketika seseorang atau sekelompok orang mengekspresikan hal-hal negatif mengenai situasi tertentu. Alasan untuk mengingatkan orang yang melakukan hal ini adalah karena beberapa orang mungkin tidak tahu jika orang tersebut sedang melakukan flaming. Maksudnya di sini adalah, lingkungan Internet tidak seperti Anda sedang duduk dengan orang lain dan saling berhadap-hadapan, lalu mengatakan orang lain itu gila atau Anda jengkel terhadap sesuatu. Jadi tolong beritahu orang lain jika dia sedang melakukan flaming. Kita berusaha untuk sama-sama mengurangi kemungkinan adanya konfrontasi di Internet.

Aturan Nomor 2:

Ikuti aturan seperti di kehidupan nyata Anda saat online.

Bersikap dan bertindaklah dengan selalu memperhatikan etika, dan jangan buru-buru menyimpulkan sesuatu. Orang yang sedang berada di Internet datang dari berbagai penjuru dunia dan memiliki perbedaan pandangan terhadap sesuatu. Bersikaplah terbuka untuk mendengarkan orang lain dan apa yang mereka katakan. Ini adalah Internet, jadi cobalah untuk mempelajari hal-hal yang baru.
Melanggar hukum berarti telah melakukan Netiquette yang buruk. Itu yang pelu diingat!


Aturan Nomor 3:

Ingatlah di mana Anda berada ketika Anda sedang online.

Netiquette bervariasi dari satu tempat ke tempat yang lain. Tidak semua orang mengikuti aturan yang sama. Jadi, selalulah bersikap terbuka dan jika dibutuhkan, bersikaplah kritis tapi tetap konstruktif (membangun), dan bukan bersikap sebaliknya (negatif). Jika Anda berada di suatu wilayah topik pembicaraan pada forum atau chating, jangan buru-buru langsung mengirim komentar. Cobalah untuk menangkap ide dari apa yang sedang terjadi atau sedang dibahas. Setelah Anda merasa yakin dan berpikir bahwa Anda siap untuk menambahkan informasi/komentar yang berguna, baru kirim posting. Posting yang terlalu dini dapat berpotensi menyebabkan flaming (karena Anda sedang berusaha untuk memahami sesuatu secara nyata, padahal Anda tidak tahu apa yang sedang terjadi di forum).


Aturan Nomor 4:

Hormatilah orang lain ketika Anda sedang online.
Tidak masalah bahwa apa yang sedang Anda pikirkan merupakan hal yang paling penting dari segalanya, tapi jangan berharap orang lain setuju dengan Anda. Kirimkanlah posting Anda ke group yang sesuai. Jika Anda tidak dapat menemukan group yang sesuai dengan itu dan Anda merasa bahwa posting itu harus Anda kirim, yakinkan bahwa Subject dari posting Anda sesuai dengan isi posting Anda, sehingga orang lain tahu bahwa posting Anda tidak mengganggu topik diskusi saat itu.

Cobalah untuk tidak bertanya hal-hal yang bodoh di suatu kelompok diskusi. Jika hal itu merupakan pertanyaan yang sederhana yang jawabannya dapat dicari dari Google, jangan kirim posting Anda. Di sisi lain, jika posting Anda merupakan sebuah tipe pertanyaan yang memerlukan jawaban dalam bentuk opini atau pendapat, hal itu berbeda. Yakinkan orang lain bahwa Anda ingin memperoleh pendapat atau opini dari orang lain atas pertanyaan Anda, dan saya yakin orang akan senang membantu permasalahan Anda.
Bacalah FAQ (Frequently Asked Questions) atau Pertanyaan yang Sering Diajukan. Sekitar 90%, semua pertanyaan yang diajukan dapat dijawab melalui bagian FAQ. Bahkan jika Anda tidak menduga bahwa Anda akan mendapatkan jawabannya di sana, periksa dulu di FAQ. Berdasarkan pengalaman orang pada umumnya, pertanyaan mereka dapat terjawab jika membaca FAQ.

Jika lebih cocok, gunakan e-mail pribadi daripada mengirim posting ke group. Jika ada sesuatu yang perlu Anda tanyakan atau komentari tapi menurut Anda hal itu tidak perlu atau tidak penting untuk diketahui oleh orang lain, kirim e-mail kepada orang yang bersangkutan tadi. Saya yakin, orang yang Anda kirimi e-mail tadi juga akan senang jika dia memperoleh e-mail dari Anda, tidak melalui forum.

Netiquette
The Code of Conduct for the Internet
[ by Jason ]
http://www.mac.web.id/group/viewtopic.php?id=8245

Tidak Terjebak Dalam Pola Hidup Hedonisme



Ilustrasi

Hedonisme menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berasal dari bahasa yunani hēdonismos yang berarti pandangan yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam hidup, sedangkan pengertian hedonisme yang diambil wikipedia adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan.
Hedonisme merupakan ajaran atau pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup dan tindakan manusia.

Orang yang memiliki pandangan ini menganggap bahwa tujuan hidup mereka yaitu untuk bersenang-senang dan memprioritaskan kesenangan diri sendiri. Hampir semua hal diukur dengan materi, karena punya peran penting untuk mewujudkan setiap keinginan dan hasratnya. Sebisa mungkin untuk menghindari hal-hal yang menyakitkan hati juga menjadi salah satu prinsip yang dipegang teguh oleh hedonis. Sengan berbelanja menjadi salah satu hal yang berkaitan dengan hal ini. Di mana seseorang bisa merasa senang, puas, dan bahagia ketika ia membeli barang-barang kesukannya, terutama dari merk-merk ternama. 
 
Sekarang ini, hedonisme ini tak lagi hanya menjadi sebuah pandangan, melainkan gaya hidup yang dipilih masyarakat urban. Sesungguhnya, tak ada larangan bahwa seseorang untuk memiliki gaya hidup hedon. Namun, lebih baik jika dihindari. Sebab, gaya hidup semacam ini dapat menimbulkan efek ekslusifitas yang membuat kesenjangan sosial.
 

Gejala-gejala Hedonisme
 
Gaya hidup yang bersifat hedonisme dapat dilihat dari gejala-gejala yang timbul dari keseharian kita bertindak, diantaranya :
  1. Rasa gengsi yang tinggi yang diperoleh dari menonjolkan merk-merk terkenal atau simbol-simbol kemewahan lainya.
  2. Sikap apatis atau acuh tak acuh dengan lingkungan sekitarnya.
  3. Bersikap konsumtif, membeli barang-barang hanya berdasarkan kesenangan tidak berdasarkan kebutuhan.
  4. Individualisme orang dengan gaya hidup hedonisme cenderung untuk tidak memerlukan bantuan orang lain karena merasa mampu hidup sendiri.
  5. Bersifat Matrealistis yaitu dimana merasa tidak puas dengan apa yang kita miliki dan selalu merasa iri jika melihat orang lain.
Cara menghindari pola hidup hedonisme

Seperti disebutkan tadi bahwa tidak ada larangan untuk menjalani gaya hidup hedonisme, tapi bila dilihat dari gejala gejala yang ditimbulkannya gaya hidup hedonisme ini memberikan efek yang tidak baik dalam berkehidupan sebagaimana fitrahnya manusia dilahirkan yaitu menjadi manusia yang sempurna dari segi intelek, jasmani, rohani dan emosi. Untuk menghindari hal tersebut ada baiknya kita membentengi diri agar tidak terjebak dalam pola hidup yang seperti itu, berikut ada beberapa trik yang bisa dilakukan diantaranya :
  1. Agama atau lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Agama merupakan suatu kebutuhan fundamental dari rohani manusia, ketika rohani kita lebih dekat kepada Tuhan maka dengan sendirinya kita akan mengikuti perintah perintahnya dan menjauhi laranganya. Pendekatan agama ini akan sangat efektif menghilankan pengaruh gaya hidup hedonisme, karena pada dasarnya agama akan mengajarkan kebaikan dan melarang keburukan.
  2. Berperilaku hidup sederhana, karena dengan hidup sederhana kita akan akan menjauhi gaya hidup yang berlebihan dan bermewah-mewahan, membeli barang-barang berdasarkan kebutuhan bukan kesenangan.
  3. Membuat skala prioritas kebutuhan, dengan cara ini kita bisa melihat kebutuhan berdasarkan urgensinya sehingga pengeluaran dapat terkontrol dengan baik dan mengindari pengeluaran yang berdasarkan keinginan saja.
  4. Kedewasaan dalam berpikir sehingga dapat menghindari diri dari gaya hidup konsumerisme.
Adalah manusiawi ketika manusia mencari kesenangan dan kepuasan dalam hidup, yang terpeting adalah tidak dilakukan secara berlebihan dan tetap berlandaskan kepada kebutuhan.